Rabu, 25 Maret 2009

TEORI STRUKTURALIS FUNGSIONALISME RADCLIFFE-BROWN

“Sering kali saya digolongkan sebagai Aliran Fungsional dalam Antropologi Sosial”, bahkan dipandang sebagai pemimpinnya. Aliran fungsional ini tidak benar-benar ada; ia adalah dongeng yang ditemukan oleh Profesor Malinowski …. Tidak ada tempat dalam ilmu alamiah bagi ‘aliran’ dalam pengertian ini, dan saya menganggap antropologi sosial sebagai cabang ilmu alamiah.
…Saya memandang antropologi sosial sebagai ilmu alamiah teoritis mengenai masyarakat manusia, yakni penelitian mengenai gejala sosial dengan menggunakan metode yang pada hakekatnya sama dengan yang digunakan dengan ilmu fisika dan biologi. Saya cenderung menyebut bidang ini sebagai ‘sosiologi komparatif’, kalu boleh dikatakan demikian.”
- Radcliffe-Brown -
(A.R. Radcliffe –Brown, Structure and Function in Primitif Society, London, 1952, hlm. 188-9. Dan dicantumkan lagi dalam buku Adam Kuper, Pokok dan Tokoh ANTROPOLOGI, 1996).


On Social Structure Radcliffe-Brown:
1. Masyarakat yang hidup di tengah-tengah alam semesta sebenarnya terdiri dari serangkaian gejala-gejala yang dapat kita sebut gejala sosial. Demikian juga banyak hal lain dalam alam semesta ini, seperti planet-planet yang beredar, organisma-organisma yang hidup, molekul-molekul yang bergera; sebenarnya terdiri dari berbagai rangkaian gejala alam.
2. Masyarakat yang hidup sebenarnya juga merupakan suatu klas dari gejala-gejala diantara gejala-gejala alam yang lain, dan dapat juga dipelajari dengan metodologi yang dipergunakan untuk mempelajari gejala-gejala alam semesta lain tadi.
3. Suatu masyarakat yang hidup merupakan suatu sistem sosial, dan suatu sistem sosial mempunyai struktur juga seperti halnya bumi, organisma, makhluk atau molekul.
4. Suatu ilmu mengenai masyarakat seperti ilmu sosial, yang mempelajari struktur dan sistem-sistem sosial adalah sama halnya dengan ilmu geologi yang mempelajari struktur kulit bumi, atau ilmu biologi yang mempelajari struktur dari organisma-organisma, ilmu kimia yang mempelajari struktur dari molekul-molekul.
5. Suatu struktur sosial merupakan total dari jaringan hubungan antara individu-individu, atau lebih baik person-person dan kelompok-kelompok person. Dimensinya ada dua, yaitu: hubungan diadik, artinya antara pihak (yaitu person atau kelompok) kesatu dengan pihak kedua, tetapi juga diferensial, antara satu pihak dengan beberapa pihak yang berbeda-beda, atau sebaliknya.
6. “Bentuk dari struktur sosial” adalah tetap, dan kalau berubah, proses itu biasanya berjalan lambat sedangkan “realitas struktur sosial” atau wujud dari struktur sosial yaitu person-person atau kelompok-kelompok yang ada didalamnya selalu berubah dan berganti.

Tidak ada komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini